4 Cara Mudah Merawat Mobil Toyota: Siapa pun bisa Melakukannya

Awasangho – Meskipun kamu mungkin tidak mengerti tentang mesin dan hanya terima beres saat melakukan servis bulanan, kamu tetap perlu mengetahui lima tips merawat mobil Toyota secara sederhana ini. Walaupun kamu malas melakukannya, namun tetap bisa menjalankannya. 

Lima tips dalam merawat mobil berikut yang akan dibahas ini, tidak terlalu sulit seperti mengganti oli. Namun, beberapa caranya memang mengharuskan untuk membuka kap mesin mobil. Apakah cara yang akan digunakan melelahkan? Bagi kamu yang tidak menyukai kegiatan seperti itu, mungkin saja.

Namun, apabila tidak dilakukan dan takut terkena oli, mobil yang kamu miliki tidak akan terawat dengan baik. Kamu harus yakin, jika tips merawat mobil Toyota di bawah ini patut dicoba dan dilakukan sekalipun kamu malas melakukannya.

Ganti ban dan cek tekanannya

  1. Ganti ban

Fungsi ban untuk sebuah mobil tentu saja sangat penting dan bisa menentukan keselamatan ketika berkendara. Maka sudah suatu kewajiban jika pemilik mobil harus mengerti cara membongkar serta memasang ban.

Karena hal ini akan sangat berguna ketika kamu berpergian jauh, kemudian mengalami hal seperti pecah ban atau sejenisnya.

Karena tidak kamu akan selalu meminta tolong kepada orang lain untuk melakukannya, apalagi zaman sekarang kita harus selalu waspada. Dalam proses melepaskan ban, kamu harus memahami pula cara untuk menggunakan dongkrak. Karena sebenarnya cara kerja dongkrang cukup sederhana. Asal berhati-hati, siapapun bisa melakukannya.

  1. Cek tekanan angin

Selain membongkar pasang ban, kamu harus mengetahui seberapa kuat tekanan gas pada ban. Selalu pastikan untuk mencari informasi tekanan standar pada ban mobil di dalam buku manual. Kemudian, kamu bisa mencoba untuk menendang ban mobil tersebut dengan kaki. Apabila berbunyi yang dihasilkan terasa keras serta kuat pantulannya. 

Maka bisa dikatakan bila tekanan pada ban terlalu tinggi. Namun, jika sebaliknya, berarti masih kurang angin. Jadi, jangan lupa selalu melakukan pemeriksaan pada ban mobil. Terutama ketika mobil sehabis digunakan untuk perjalanan jauh.

Cek oli mesin

Mengganti oli untuk mesin secara berkala memang hal yang harus dilakukan ketika mobil telah digunakan hingga jarak 5.000 kilometer. Namun, terkadang ada kalanya masa melakukan ganti oli mundur dikarenakan kesibukan sehari-hari. Sebagai seorang pemilik mobil, kamu harus bisa mengganti oli sendiri.

Cara untuk mengecek apakah oli mobil sudah waktunya diganti terbilang mudah, kamu hanya harus menghidupkan mesin. Bila indikator oli pada dashboard dalam keadaan mati, itu artinya oli masih aman digunakan. Tapi supaya lebih akurat, kamu dapat melakukan beberapa hal berikut :

  • Matikanlah mesin mobil kamu, kemudian tunggu kurang lebih 10 menit
  • Kamu dapat membuka kap mesin, kemudian tariklah stik oli yang berada di atas bongkahan mesin.
  • Bersihkan bagin ujung stik menggunakan lap.
  • Kemudian masukkan kembali stik dan tarik sekali lagi.
  • Lihat pada stik olinya, kamu bisa mengetahui kadar oli mobil melalui stik apakah rendah, normal, atau kelebihan.
  • Bila terlihat di bagian L, maka kondisinya berkurang. Jika, posisi kedua artinya normal apabila berada di atas angka 3 tandanya kepenuhan.

Pakai Sparepart asli

Semua hal yang saya tulis di atas memang relatif mudah dilakukan. Tapi yang penting juga untuk diperhatikan adalah kemauan mengganti sparepart kendaraan dengan suku cadang baru yang orisinil.

Sebagai contoh perawatan mobil dengan cara mengganti oli misalnya. Sebaiknya minta mekanik bengkel untuk menggunakan produk oli rekomendasi pabrikan.

Untungnya bagi pengguna mobil Toyota seperti kita, pembelian sparepart asli Toyota jadi sesuatu yang mudah dilakukan. Cukup kunjungi situs jual beli mobil online TOSS Daya Toyota, kita bisa memilih satu di antara koleksi sparepart asli Toyota yang dijual di ssitus tersebut.

Leave a Comment